Peace lily adalah salah satu tanaman yang banyak menghias taman dan ruangan. Bunganya sangat cantik dan perawatannya pun sangat mudah, namun banyak yang mengaku kesulitan menjadikan tanaman ini agar rajin berbunga.

Peace lily memiliki nama botani Spathiphyllum Cochlearispathum, dan merupakan genus Spathiphyllum yang beranggotakan lebih dari 40 spesies tumbuhan berbunga monokotil dari keluarga Araceae. Tanaman asli Meksiko Selatan ini banyak dibudidayakan termasuk di kawasan Asia Tenggara.

Bunga lily umumnya berwarna putih tapi ada juga yang berwarna kekuningan, atau kehijauan. Bunganya muncul dalam spadix yang dikeliling Spathx sepanjang 10 s/d 30 cm. Kelebihan tanaman ini yang tidak membutuhkan banyak cahaya dan air untuk hidup, menjadikannya sebagai tanaman hias yang tidak terlalu merepotkan.

Perawatan tanaman peace lily agar rajin berbunga harus memperhatikan juga kondisi media tanam dan cuaca. Berikut tips perawatannya yang bisa diikuti:

  • Walaupun peace lily tidak menyukai sinar matahari langsung, tapi tanaman ini lebih suka ditempatkan di tempat terang meskipun berada di dalam rumah. Namun begitu, ada juga beberapa varietas yang dapat hidup di tempat dengan sedikit cahaya.
  • Selalu menjaga kelembaban tanaman dengan rutin melakukan penyiraman, apalagi di musim panas. Tanaman peace lily dapat tumbuh subur dan cepat berbunga jika media tanam selalu lembab. Namun perlu diperhatikan juga, terlalu banyak menyiram air juga tidak baik karena dapt menyebabkan pembusukan akar.
  • Agar tanaman ini cepat berbunga, maka gunakan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pasir, dan kompos dengan bahan-bahan organik. Jangan lupa, tambahkan pupuk agar peace lily rajin berbunga. Jangan sembarangan memilih pupuk, sebaiknya gunakan pupuk organik baik dalam bentuk padat maupun cair seperti POC.
  • Hindari menyimpan tanaman peace lily terlalu lama di bawah sinar matahari. Jika daun terlihat pucat, itu berarti tanaman sudah terlalu banyak terpapar cahaya matahari. Jika dibiarkan lebih lama lagi, maka daun bisa berubah warna menjadi kecokelatan atau bahkan hangus.
  • Jauhkan tanaman ini dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan. Meskipun tanaman ini tidak beracun seperti jenis-jenis diffenbachia, namun peace lily memiliki efek samping yang dapat menyebabkan iritasi perut dan keluar air liur berlebihan jika tertelan.

Bunga peace lily dapat mekar dua kali dalam satu tahun. Oleh karena itu, agar tanaman ini lebih rajin berbunga maka harus juga memperhatikan kesehatan tanaman dengan menjaganya dari serangan hama. Tanaman peace lily juga sangat rentan terhadap serangga seperti kutu daun dan tungau.

Itulah tips dan cara merawat tanaman peace lily agar rajin berbunga.

Semoga bermanfaat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here