Alocasia dragon scale memiliki motif daun yang sangat cantik. Penampilannya akan lebih terlihat galak tapi penuh pesona ketika rimbun. Tak heran kalau tanaman hias ini menjadi jenis yang banyak dicari di penghujung tahun 2020 ini. Berikut tips merawat alocasia dragon scale agar tetap sehat dan rimbun.

Alocasia dragon scale yang dikenal dengan sebutan keladi tengkorak merupakan jenis tanaman hias indoor yang menyukai tempat dingin dan lembab. Meskipun begitu, tanaman ini membutuhkan intensitas cahaya sekitar 45% untuk membuatnya tetap sehat dan rimbun.

Namun dibalik penampilannya yang cantik itu, alocasia dragon scale ternyata membutuhkan perawatan yang sangat khusus. Tidak sedikit pecinta tanaman hias yang mengaku kesulitan karena tanaman ini mudah layu, padahal sering disiramnya setiap hari. Nah, kebiasaan menyiram tanaman inilah yang sebenarnya menjadi pokok permasalahan.

Alocasia adalah tanaman yang butuh media tanam yang lembab untuk bisa tumbuh subur. Dengan menyiramnya terlalu sering, maka media tanam akan cenderung basah dan hal ini berakibat pada batang atau akar yang cepat busuk sehingga tanaman pun jadi mudah layu.

Selain itu, pemberian pupuk yang terlalu sering pun dapat menyebabkan daun, batang, dan akar mudah terbakar sehingga tanaman rentan mati. Untuk panduan perawatan, simak tips merawat alocasia dragon scale agar tetap sehat dan rimbun berikut ini:

  • Setelah mendapatkan tanaman ini, usahakan untk tidak mengganti media tanam yang digunakan. Penjual biasanya sudah merawat dan memberi media tanam yang sesuai dengan kebutuhan tanaman ini. Namun begitu, Anda bisa melakukan pengamatan selama beberapa hari ke depan terhadap kesehatan tanaman. Jika tanaman sehat dan tumbuh tunas baru, itu artinya tanaman sudah cocok dengan medianya. Jadi penggantian media tanam bisa dilakukan setiap 5 bulan sekali.
  • Jangan terlalu sering menyiram tanaman ini, karena bisa menyebabkan busuk akar. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan mengamati permukaan media tanamnya. Tusukkan jari sedalam 1 cm, lalu amati apakah media tanam masih basah atau kering. Jika media tanam kering, bisa dilakukan penyiraman dengan segera. Adapun penyiraman rutin dilakukan setiap 3-4 hari sekali.
  • Jangan ragu untuk membongkar media tanam saat mendapati ada yang tidak beres pada tanaman tersebut, misalnya mudah goyah, tunas daun baru terlihat layu, atau ada perubahan warna pada batang tanaman.
  • Berikan sedikit kerikil kecil di sekitar akar untuk menjaga kelembaban tanaman tapi tidak membuat akar basah. Selain kerikil, bisa juga menggunakan cocopeat murni.
  • Saat akan menyiram tanaman, pastikan air mengguyuri media tanam di sekeliling batang dan tidak langsung menyiram pada batang tanaman.
  • Tanaman alocasia suka tempat yang terang tapi tidak langsung terkena sinar matahari. Untuk itu, Anda bisa menempatkannya di bawah tanaman lain yang berdaun rimbun atau di sudut ruangan untuk menjaga tanaman tetap lembab.
  • Hindari memberikan pupuk NPK saat tanaman baru ditanam ulang dengan media tanam yang baru. Saat mengganti media tanam, tanaman sebenarnya sedang stres sehingga jika langsung diberikan pupuk akan cepat layu. Lakukan pemupukan setelah tanaman sudah sehat, yaitu setelah 1-2 bulan sejak berganti media tanam.
  • Gunakan pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi dan bersifat lambat urai seperti dekastar. Untuk hasil yang baik, pemberian pupuk dilakukan setiap 3-6 bulan sekali.

Itulah beberapa tips merawat tanaman alocasia dragon scale agar tetap sehat dan rimbun.

Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here