Gelombang cinta memiliki nama botani Anthurium plowmanii atau dalam bahasa Inggris dinamai Wave of Love. Bila menyusuri jejak masa lalunya, gelombang cinta pernah jadi tanaman hias termahal di Indonesia. Kini, setelah kembali naik daun, berikut cara menanam bunga gelombang cinta dalam pot.

Pada tahun 1997 hingga 2000-an, harga gelombang cinta di masa itu benar-benar sangat fantastis, bahkan melampaui harga Monstera yang kini menjadi tanaman viral. Kenapa bisa mahal? Menurut para pengamat tanaman hias, tingginya harga gelombang cinta saat itu adalah sebuah skenario bisnis yang dilakukan pedagang.

Bayangkan saja, tanaman jenis Anthurium jenmanii kobra bisa laku terjual dengan harga Rp 250 juta, seangkan untuk jenis supernova bisa menembus angka 1 miliar. Karena permainan bisnis, harga fantastis gelombang cinta tidak bertahan lama. Hanya butuh waktu beberapa bulan saja, harga Anthurium gelombang cinta terjun bebas di level yang sangat murah.

Hal ini pula yang menjadikan gelombang cinta sangat mudah ditemukan di pasaran tanaman hias. Walaupun harganya sudah turun, peminatnya tetap saja banyak terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini yang mengharuskan banyak orang untuk beraktivitas di rumah.

Daya tarik Anthurium gelombang cinta terletak pada daunnya yang bergelombang, sehingga sangat cantik jika dipajang di teras rumah. Jika tertarik mengoleksi jenis tanaman ini, ada baiknya memperhatikan cara menanam dan perawatannya dalam pot berikut ini.

Memilih indukan yang berkualitas

Kriteria memilih indukan gelombang cinta yang berkualitas baik adalah:

  • Indukan yang sehat, tidak terserang penyakit dan hama.
  • Memiliki daun yang segar dan hijau.
  • Memiliki bonggol yang sehat dan banyak rumpunnya.

Jika telah mendapatkan indukan tersebut bisa dilakukan perbanyakan dengan metode Split, yaitu memisahkan anakan dari indukan.

Cara memisahkan anakan gelombang cinta

  1. Pilih bonggol tanama yang telah muncul tunas.
  2. Potong bagian tersebut dengan pisau yang tajam.
    Jika ada banyak tunas dalam satu bonggol, maka jangan terburu-buru memotongnya. Sebaiknya tunggulah sampai tunas berubah jadi daun anakan, setelah itu baru bisa dipotong.
  3. Potongan bonggol kemudian direndam dalam larutan fungsida 5g/l selama 15-20 menit.
  4. Siapkan pot berukuran sedang dan sesuai ukuran bonggolnya.
  5. Masukkan pecahan batu bata bersih ke dalam bagian dasar pot.
  6. Siapkan media tanam yang terdiri humus, pasir, dan pupuk kandang lalu campur media hingga rata, kemudian diayak lalu diambil bagian yang halusnya saja.
  7. Siapkan media tanam yang terdiri dari humus, pasir, dan pupuk kandang lalu campur media hingga rata.
  8. Masukkan media ke dalam pot setinggi 3/4 pot, lalu masukkan juga bonggol tanaman dengan posisi tunas berada di permukaan.
  9. Tambahkan media tanam hingga padat sampai menutupi seluruh akar bonggolnya.
  10. Siram dengan air bersih, kemudian letakkan di tempat teduh.

Gelombang cinta adalah tanaman yang tidak menyukai sinar matahari langsung dan harus diletakkan di tempat yang teduh dengan intensitas cahaya matahari sekitar 30-40%. Untuk itu, bisa diletakkan di teras rumah, di halaman yang tertutup pohon, maupun di dalam ruangan atau indoor.

Lakukan penjemuran di bawah sinar matahari setidaknya sebulan 3 kali, hal ini agar daun gelombang cint lebih hijau, segar, dan cerah. Hindari terlalu lama menjemur di bawah sinar matahari karena bisa menyebabkan daun terbakar yang akan merusak penampilannya.

Penyiraman

Penyiraman dilakukan setiap 2-3 kali seminggu dengan tetap memperhatikan kelembaban pada media. Jika media masih lembab, maka tanaman tidak perlu disiram karena pemberian air berlebihan dapat membuat akar dan bonggol cepat busuk. Penyiraman hanya dilakukan untuk mempertahankan kelembabannya saja.

Adapun waktu yang paling ideal menyiram tanaman gelombang cinta adalah pukul 10:00 pagi atau pada sore hari di atas pukul 17:00. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan lebih rutin agar tanaman tetap sehat dan segar.

Cara memupuk gelombang cinta

Pemupukan dilakukan untuk menjag nutrisi tanaman. Jenis pupuk yang baik digunakan untuk tanaman gelombang cinta adalah pupuk NPK. Berikan pupuk NPK slow release seperti dekastar atau osmocote, yang diaplikasikan pada bagian tajuk tanaman dan diberikan setiap 6 bulan sekali.

Berikan juga pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang dan humus setiap satu tahun sekali. Bisa juga diberikan pupuk majemuk seperti gandasil atau atonik yang disemprotkan pada media tanam.

Perawatan daun gelombang cinta

Perawatan daun gelombang cinta harus selalu dilakukan untuk memunculkan warna dan motif daunnya. Untuk mencerahkan daun bisa menggunakan cara berikut ini:

  • Siapkan susu cair dan spons halus.
  • Campurkan susu dalam air bersih dengan perbandingan 1:4.
  • Basahi spons dengan cara mencelupkannya ke dalam wadah yang berisi air susu tersebut.
  • Lalu gunakan spons basah tersebut untuk mengelap semua bagian daun dari tanaman gelombang cinta ini. Lakukan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak daun.

Lakukan perawatan ini secara rutin minimal 3 hari sekali untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Demikian tips dan cara menanam bunga gelombang cinta dalam pot.

Semoga bermanfaat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here