Salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam budidaya tanaman hias Aglaonema agar bisa tumbuh subur adalah menggunakan media tanam dengan komposisi yang pas. Media yang digunakan harus memiliki tingkat keasaman/pH dan porositas yang ideal sehingga tanaman bisa tumbuh subur dan sehat. Berikut delapan media tanam agar aglaonema tumbuh subur.

Media tanam untuk aglaonema terdiri atas dua jenis, yaitu media yang bersifat keras dan media dengan sifat lunak. Media keras terdiri dari pasir malang, sekam, dan pakis. Sedangkan untuk media sifat lunak adalah andaman, kaliandra, dan kandaka.

Media yang keras tersebut dibutuhkan untuk menghasilkan porousitas, adapun media tanam yang lunak berfungsi sebagai penyedia makanan serta untuk mendukung pertumbuhan akarnya.

Komposisi media tanam tersebut sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman aglaonema. Menggunakan media tanam yang tepat dapat menjadikan akar sehat dan tanaman pun akan tumbuh dengan subur.

Berikut delapan jenis media tanam agar aglaonema tumbuh subur:

1. Cocopeat

Cocopeat adalah media tanam organik yang terbuat dari sabut kelapa. Sifatnya yang mudah menyerap dan menyimpan banyak air menjadikan media tanam ini cukup disukai para pecinta tanaman hias.

2. Sekam

Sekam adalah media tanam dari kulit biji padi. Ada dua jenis sekam yaitu sekam baar dan sekam mentah. Sekam bakar dan sekam mentah sama-sama memiliki tingkat porousitas yang sama.

Penggunaan sekam bakar lebih disukai karena media tanam ini tidak memerlukan proses sterilisasi dibandingkan sekam mentah. Selain itu, sekam bakar juga memiliki kandungan karbon yang tinggi sehingga media tanam ini jadi lebih gembur.

3. Pakis

Batang pakis dibedakan jadi dua jenis yaitu batang pakis hitam dan batang pakis coklat. Pakis hitam berasal dari tanaman pakis tua yang batangnya yang sudah kering. Karakteristik pakis adalah porous, memiliki aerasi dan drainase yang baik, dan teksturnya pun cukup lunah sehingga bisa ditembus oleh akar tanaman.

4. Kompos

Kompos merupakan media tanam organik yang berasal dari proses fermentasi tanaman maupun limbah organik, seperti daun, rumput, jerami, dan sampah. Kompos yang baik digunakan untuk tanaman adalah yang sudah mengalami pelapukan sempurna. Hal ini bisa dilihat dari perubahan warna menjadi hitam kecoklatan.

5. Pasir malang

Pasir memiliki rongga udara yang lebih banyak dibandingkan media tanam lainnya sehingga menjadikannya lebih porous. Untuk media tanam aglaonema, sebelum menggunakan pasir sebaiknya dicampurkan terlebih dahulu dengan media lain seperti sekam dan batang pakis.

6. Kaliandra

Kaliandra adalah humus dari daun tanaman kaliandra (Calliandra calothyrsus). Humus ini sangat cocok digunakan untuk media tanam aglaonema karena memiliki banyak kandungan nutrisi dan pelengkap hara.

7. Kadaka

Kadaka atau tanaman paku sarang burung banyak ditemukan menempel di pohon lain sebagai epifit. Jika digunakan sebagai media tanam, maka kadaka sangat baik dalam menyerap dan menyimpan air.

8. Pupuk kandang

Pupuk kandang merupakan jenis pupuk organik yang memliki kandungan unsur hara lengkap seperti natrium (N), fosfor (P), dan kalium (K) sehingga sangat cocok digunakan untuk media tanam aglaonema agar tumbuh subur.Selain itu, pupuk kandang mengandung mikroorganisme yang dapat merombak bahan orgaik menjadi komponan yang lebih mudah diserap tanaman.

Itulah delapan media taman agar aglaonema tumbuh subur.

Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here