Menanam aglaonema di rumah tentunya tidak lepas dari kendala seperti serangan hama dan penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Salah satu penyakit yang umum menyerang aglaonema adalah busuk akar. Nah, jika dibiarkan tanaman ini akan berhenti tumbuh bahkan mati. Simak tips mengatasi penyakit busuk akar pada tanaman aglaonema berikut ini.

Busuk akar adalah penyakit yang awalnya sulit untuk diamati, apalagi kondisi daun dan batang tidak menunjukkan kalau tanaman aglaonema ini sedang terserang penyakit. Penyakit ini baru mulai terlihat setelah batang bawah dan akar mengalami kerusakan di atas 60 %.

Ciri-ciri lain tanaman aglaonema yang terkena penyakit busuk akar adalah:

  • Batang tanaman yang mulai tidak kokoh dan mudah goyang.
  • Daun tanaman banyak yang menguning dan rontok.
  • Tanaman yang tidak tumbuh maksimal.
  • Daun yang ada di batang atas akan cenderung layu di siang hari, tetapi kembali segar pada malam hari.

Penyakit busuk akar pada tanaman hias aglaonema umumnya disebabkan oleh serangan jamur yang muncul dari media tanam yang terlalu basah dan tidak steril. Selain itu, penggunaan media tanam yang tidak tepat pun bisa memicu pembusukan pada akar dan batang.

  • Jika tanaman aglaonema kesayangan Anda terserang penyakit busuk akar ini, maka langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengatasinya adalah:
  • Mengamati kondisi akar dengan membongkar atau mencabut tanaman dari potnya. Jika terlihat ada akar yang membusuk, segera lakukan penanganan dengan mencuci akar hingga bersih dari sisa media tanam yang masih menempel.
  • Buang semua akar yang membusuk, termasuk juga pada batangnya jika terdapat tanda-tanda pembusukan seperti bercak merah kecoklatan sampai tersisa bagian batang dan akar yang sehat.
  • Pangkas daun-daun tanaman yang sudah layu, berubah warna atau sudah tidak produktif.
  • Oleskan fungisida pada bagian-bagian tanaman yang telah dipotong. Lalu kering anginkan olesan fungisida sampai benar-benar kering.
  • Oleskan zat pengatur tumbuhan (ZPT) seperti Root Up, atau sejenisnya untuk mempercepat pertumbuhan akar baru.
  • Setelah melakukan langkah-langkah di atas, tahap selanjutnya adalah mulai melakukan penanaman kembali tanaman aglaonema ke dalam media tanam yang baru.
  • Siapkan media tanam dan pot, setelah itu masukkan media tanam dengan terlebih dulu meletakkan kerikil, sterefoa dan sebagainya untuk melancarkan sirkulasi air dan udara.
  • Gunakan pot yang terdapat sejumlah lubang-lubang kecil yang berfungsi untuk membuang sisa air siraman agar air tidak mengenang di dalam pot yang dapat memicu pembusukan akar.
  • Tanam tanaman ke media dalam pot sampai tanaman sudah benar-benar kokoh dan tidak mudah goyah.
  • Siram dengan air yang sudah dicampur dengan sedikit fungisida dengan takaran setengah sendok teh fungisida untuk 1 liter air.
  • Sungkup tanaman menggunakan plastik transparan untuk menjaga kelembaban tanaman.
  • Letakkan pot berisi tanaman aglaonema di tempat teduh dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Demikian tips mengatasi penyakit busuk akar pada tanaman hias aglaonema.

Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here