Janda bolong memiliki bentuk daun unik yang berlubang-lubang. Jenis tanaman ini bisa diperbanyak hanya dengan memotong bagian batangnya saja. Cara yang paling umum adalah merendam batang di dalam media air atau disebut Propagasi. Berikut cara memperbanyak tanaman hias janda bolong dengan media air.

Janda bolong adalah tanaman jenis Monsteroideae yang keberadaannya kini banyak dicari. Ada beberapa jenis tanaman hias janda bolong yang dikenal seperti Monstera adansonii, Monstera obliqua, dan Monstera acuminata. Salah satu yang paling populer adalah adansonii yang banyak dimutasi menjadi jenis varigata.

Di habitat aslinya, tanaman janda bolong hidup dengan cara epifit atau menumpang di pohon lain. Pada setiap batangnya akan muncul akar angin yang difungsikan untuk menopang batang sekaligus menyerap nutrisi dari pohon yang ditumpanginya.

Untuk menopang tanaman yang ditanam dalam pot, maka digunakan turus. Penggunaan turus tersebut memungkinkan batang tanaman lebih kokoh berdiri karena akar angin yang mencengkeram turus dengan kuat.

Dengan adanya akar angin tersebut, tanaman hias janda bolong dapat diperbanyak dengan cara memotong batangnya. Batang yang sudah dipotong itu nantinya akan tumbuh tunas daun baru yang akan rimbun jika dirawat dengan baik.

cara memperbanyak tanaman janda bolong
Memperbanyak tanaman janda bolong dengan teknik propagasi

Berikut cara memperbanyak tanaman hias janda bolong dengan media air

Menyiapkan bahan-bahan

  • Siapkan tanaman janda bolong yang sudah cukup rimbun daunnya.
  • Pilih bagian batang yang sudah keluar akar anginnya untuk melancarkan proses pembentukan akar utama.
  • Siapkan toples kaca atau plastik yang sudah diisi air sebanyak seperempat bagian saja.
  • Untuk lebih memaksimalkan hasilnya, gunakan air bersih yang bersumber dari air alam seperti air sumur, sungai atau bisa juga air mineral. Jika ingin memakai air kran, maka harus dinetralkan lebih dulu dengan cara disimpan di suhu ruangan selama 30 menit sebelum digunakan.

Menunggu tumbuh akar

  • Masukkan potongan batang janda bolong ke dalam toples yang berisi air tersebut.
  • Anda bisa memanfaatkan lampu Ultra Violet (UV) maupun lampu Full Spektrum untuk membantu pertumbuhan akar dan tunas baru.
  • Tunggu selama 1 s/d 2 minggu sampai akar mulai bermunculan. Setelah akar sudah tampak banyak, maka sudah waktunya tanaman tersebut dipindahkan ke media pot.

Memindahkan ke dalam pot

  • Siapkan pot yang sudah berisi campuran media tanam seperti tanah, sekam bakar, pakis, dan pupuk kandang / organik.
  • Pindahkan batang tanaman janda bolong tersebut dengan hati-hati. Jaga agar akar tidak rusak saat menanamnya di media tanah.
  • Siram media dengan air yang bertujuan agar akar bisa menyatu dengan tanah, dan agar tanaman bisa berdiri dengan kokoh.
  • Jika diperlukan bisa dipasangkan turus yang terbuat dari bahan sabut kelapa maupun ijuk.
  • Selama beberapa hari, tanaman disimpan di tempat teduh dahulu untuk mencegah stres.
  • Setelah tanaman segar, bisa dilakukan pemupukan menggunakan NPK dengan cara disiram pada batang atau ditaburkan pada media tanamnya.
  • Siram tanaman setiap 2 hari sekali.

Semoga bermanfaat

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here