Monstera menjadi tanaman hias paling dicari di masa pandemi. Kecantikan daunnya yang terbelah-belah menjadikan tanaman ini cocok ditempatkan sebagai penghias ruangan. Salah satu jenis tanaman yang ikut terbawa arus adalah Raphidophora yang dikenal dengan sebuan monstera mini. Tapi jangan salah, ada dua jenis raphidophora yang beredar di pasaran, yaitu tetrasperma dan pertusa. Berikut cara mudah untuk membedakannya.

Tanaman yang mendapat julukan monstera mini atau monstera ginny ini sebenarnya berbeda dengan jenis tanaman monstera. Meskipun keduanya berasal dari subfamily Monsteroideae, namun Raphidophora merupakan genus tersendiri yang terdiri dari puluhan jens, termasuk dua yang populer di kalangan pencinta tanaman hias yaitu Raphidophora tetrasperma dan Raphidophora pertusa.

Di pasar tanaman hias, Raphidophora tetrasperma mempunyai nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan kerabatnya, R.pertusa. Kondisi ini yang kemudian memicu banyak oknum pedagang nakal untuk menjual tanaman jenis Raphidophora pertusa sebagai tetrasperma.

Keduanya memang memiliki kemiripan satu sama lain jika dilihat secara sepintas. Tapi jika diperhatikan secara seksama, akan ditemukan beberapa perbedaan yang sangat mencolok di antara keduanya.

Nah, sebagai panduan agar terhindar dari ulah nakal oknum pedagang, berikut tips membedakan Raphidophora tetrasperma dengan Raphidophora pertusa:

Meski termasuk jenis Raphidophora, namun kedua tanaman ini memiliki wilayah asal penyebaran yang berbeda. Raphidophora tetrasperma ditemukan di Thailand Selatan dan Malaysia, sedangkan Raphidophora pertusa berasal dari Maldives, India, Srilanka, dan Thailand.

Perbedaan dari warna daun, di mana Raphidophora tetrasperma memiliki warna daun yang lebih terang sedangkan untuk pertusa memiliki warna daun yang cenderung lebih gelap.

Dari ukuran daunnya pun berbeda, Raphidophora tetrasperma memiliki bentuk yang cenderung kecil / mini, sedangkan Raphidophora pertusa ukuran daunnya lebih besar.

Jika diperhatikan pada bagian belakang daunnya, maka Raphidophora pertusa cenderung memiliki tulang-tulang daun yang menonjol, sedangkan tulang daun Raphidophora tetrasperma lebih halus.

Melihat belahan daun di mana pada Raphidophora tetrasperma belahan daunnya lebih teratur dan lebar, sedangkan belahan pada Raphidophora pertusa cenderung menyempit atau tidak membelah sempurna.

Raphidophora tetrasperma memiliki daun yang lebih berkilau jika terkena cahaya, sedangkan Raphidophora pertusa sebaliknya. Corak dan urat daun pertusa cenderung lebih mirip daun pada tanaman ekor naga atau Epiprenum pinnatum.

Demikianlah beberapa tips membedakan Raphidophora tetrasperma dengan Raphidophora pertusa.

Semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here